Setiap memandang wajah mereka..
Tak tahan rasanya untuk menahan air mata ini..
Kesedihan yang mendalam saat aku menyadari bahwa wajah dan senyum itu hanya bisa kupandangi lewat gambar ini..
Tak ada lagi canda tawa..
Tak ada lagi bermanja-manja..
Tak ada lagi cerita-cerita...
Karena memang mereka sudah tidak ada lagi di sini..
Jangankan untuk bisa merasakan sentuhan mereka..
Saat ini aku hanya bisa merasakan kehadiran mereka dalam tidurku..
Andaikan waktu bisa kuputar kembali..
Andaikan aku masih bisa mengulang masa itu..
Andaikan aku masih memiliki kesempatan itu..
Ya itulah hidup..
Kita baru akan menyadari sesuatu itu berharga kalau milik kita sudah diambil. Makanya, kenapa aku selalu mengatakan bahwa waktu itu adalah nyawa karena manusia tidak akan pernah kembali ke masa lalu, karena kita akan bisa mengulang sesuatu yang sudah lewat dan itulah yang sekarang menjadi motivasi terbesarku.
Motivasiku untuk bekerja keras dan berani mengahadapi semua tantangan yang akan aku hadapi di depan sana karena aku telah berjanji pada diriku sendiri kalau aku tidak akan menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang Allah berikan untuk aku sekarang. Aku yakin kalau Allah punya satu alasan kenapa Dia memilih aku menjadi satu-satunya yang tersisa dalam keluargaku
dan mungkin ini juga maksud Allah kenapa Dia mempertemukan aku pada bisnis Oriflame jauh sebelum mereka semua pergi meninggalkanku seorang diri.
Karena Allah mau aku belajar bagaimana aku bisa menghargai hidup ini. Karena Allah juga mau mempersiapkan aku saat mereka semua pergi. Kalau dulu pertama kali aku bergabung di bisnis ini alasan aku karena ingin mengejar materi, ingin mempunyai kehidupan yang lebih baik lagi, ingin punya mobil sendiri karena aku bosan naik motor sama ayahku, harus kepanasan, harus kehujanan, harus kecipratan air hujan oleh mobil-mobil yang lewat di samping kami tapi saat ini aku justru jauh sekali melihat bisnis ini. Bukan hanya soal materi, bukan hanya soal mobil, bukan hanya ingin tidak kehujanan melainkan soal nilai dalam hidup. Apa yang akan kita berikan kepada orang-orang yang kita sayangi.
Pastinya yang paling mahal adalah waktu. Waktu yang tidak akan pernah bisa diukur oleh uang. Alhamdulillah ya Allah, aku bersyukur aku bisa memberikan itu untuk mereka. Aku bisa ada di samping saat mereka mengembuskan nafas mereka untuk terakhir kalinya, mengantarkan mereka saat mereka menutup mata dengan membisikkan takbir di telinga mereka. Ikhlas rasanya meskipun air mata ini terus keluar. Ikhlas juga untuk mereka saat mereka pergi mereka tahu anak yang mereka tinggalkan sudah cukup kuat untuk menghadapi hidup ini dan semua pengalaman bisa aku rasakan karena aku ada disini. Karena aku ada di bisnis ini, bisnis yang benar2 bisa mengubah kehidupanku, bisnis yang sudah Allah persiapkan agar aku bisa kembali menjalani hidupku. Tanpa harus takut tidak bisa makan. Tanpa harus takut kesepian.
Karena Allah memberikan rizki yang banyak dalam bisnis ini. Karena Allah memberikan keluarga baru juga dalam bisnis ini dan semua ini aku syukuri sampai hari ini. Tak ada sedikit pun penyesalan, tak ada sedikit pun ketakutan apalagi sampai putus asa. Karena aku percaya bahwa Allah punya satu rencana yang terindah buat aku dan inilah janjiku saat ini. Aku akan selalu memanfaatkan waktu yang aku punya. Aku akan selalu menikmati proses yang aku lewati
dan aku akan selalu bersyukur apa pun yang aku dapatkan. Dan pastinya, karena aku mau membuat mereka bangga memiliki aku sebagai keluarga mereka meskipun saat ini mereka telah tiada.
Satu harapanku juga buat Anda semua yang membaca tulisan ini, jangan pernah menyerah dgengan apa pun yang Anda sedang jalani saat ini karena apa yang Anda lakukan layak untuk Anda perjuangkan demi kebahagiaan keluarga Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.
Tak tahan rasanya untuk menahan air mata ini..
Kesedihan yang mendalam saat aku menyadari bahwa wajah dan senyum itu hanya bisa kupandangi lewat gambar ini..
Tak ada lagi canda tawa..
Tak ada lagi bermanja-manja..
Tak ada lagi cerita-cerita...
Karena memang mereka sudah tidak ada lagi di sini..
Jangankan untuk bisa merasakan sentuhan mereka..
Saat ini aku hanya bisa merasakan kehadiran mereka dalam tidurku..
Andaikan waktu bisa kuputar kembali..
Andaikan aku masih bisa mengulang masa itu..
Andaikan aku masih memiliki kesempatan itu..
Ya itulah hidup..
Kita baru akan menyadari sesuatu itu berharga kalau milik kita sudah diambil. Makanya, kenapa aku selalu mengatakan bahwa waktu itu adalah nyawa karena manusia tidak akan pernah kembali ke masa lalu, karena kita akan bisa mengulang sesuatu yang sudah lewat dan itulah yang sekarang menjadi motivasi terbesarku.
Motivasiku untuk bekerja keras dan berani mengahadapi semua tantangan yang akan aku hadapi di depan sana karena aku telah berjanji pada diriku sendiri kalau aku tidak akan menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang Allah berikan untuk aku sekarang. Aku yakin kalau Allah punya satu alasan kenapa Dia memilih aku menjadi satu-satunya yang tersisa dalam keluargaku
dan mungkin ini juga maksud Allah kenapa Dia mempertemukan aku pada bisnis Oriflame jauh sebelum mereka semua pergi meninggalkanku seorang diri.
Karena Allah mau aku belajar bagaimana aku bisa menghargai hidup ini. Karena Allah juga mau mempersiapkan aku saat mereka semua pergi. Kalau dulu pertama kali aku bergabung di bisnis ini alasan aku karena ingin mengejar materi, ingin mempunyai kehidupan yang lebih baik lagi, ingin punya mobil sendiri karena aku bosan naik motor sama ayahku, harus kepanasan, harus kehujanan, harus kecipratan air hujan oleh mobil-mobil yang lewat di samping kami tapi saat ini aku justru jauh sekali melihat bisnis ini. Bukan hanya soal materi, bukan hanya soal mobil, bukan hanya ingin tidak kehujanan melainkan soal nilai dalam hidup. Apa yang akan kita berikan kepada orang-orang yang kita sayangi.
Pastinya yang paling mahal adalah waktu. Waktu yang tidak akan pernah bisa diukur oleh uang. Alhamdulillah ya Allah, aku bersyukur aku bisa memberikan itu untuk mereka. Aku bisa ada di samping saat mereka mengembuskan nafas mereka untuk terakhir kalinya, mengantarkan mereka saat mereka menutup mata dengan membisikkan takbir di telinga mereka. Ikhlas rasanya meskipun air mata ini terus keluar. Ikhlas juga untuk mereka saat mereka pergi mereka tahu anak yang mereka tinggalkan sudah cukup kuat untuk menghadapi hidup ini dan semua pengalaman bisa aku rasakan karena aku ada disini. Karena aku ada di bisnis ini, bisnis yang benar2 bisa mengubah kehidupanku, bisnis yang sudah Allah persiapkan agar aku bisa kembali menjalani hidupku. Tanpa harus takut tidak bisa makan. Tanpa harus takut kesepian.
Karena Allah memberikan rizki yang banyak dalam bisnis ini. Karena Allah memberikan keluarga baru juga dalam bisnis ini dan semua ini aku syukuri sampai hari ini. Tak ada sedikit pun penyesalan, tak ada sedikit pun ketakutan apalagi sampai putus asa. Karena aku percaya bahwa Allah punya satu rencana yang terindah buat aku dan inilah janjiku saat ini. Aku akan selalu memanfaatkan waktu yang aku punya. Aku akan selalu menikmati proses yang aku lewati
dan aku akan selalu bersyukur apa pun yang aku dapatkan. Dan pastinya, karena aku mau membuat mereka bangga memiliki aku sebagai keluarga mereka meskipun saat ini mereka telah tiada.
Satu harapanku juga buat Anda semua yang membaca tulisan ini, jangan pernah menyerah dgengan apa pun yang Anda sedang jalani saat ini karena apa yang Anda lakukan layak untuk Anda perjuangkan demi kebahagiaan keluarga Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.


