Sabtu, 13 Maret 2010

Motivasi Terbesarku

Setiap memandang wajah mereka..
Tak tahan rasanya untuk menahan air mata ini..
Kesedihan yang mendalam saat aku menyadari bahwa wajah dan senyum itu hanya bisa kupandangi lewat gambar ini..
Tak ada lagi canda tawa..
Tak ada lagi bermanja-manja..
Tak ada lagi cerita-cerita...
Karena memang mereka sudah tidak ada lagi di sini..
Jangankan untuk bisa merasakan sentuhan mereka..
Saat ini aku hanya bisa merasakan kehadiran mereka dalam tidurku..
Andaikan waktu bisa kuputar kembali..
Andaikan aku masih bisa mengulang masa itu..
Andaikan aku masih memiliki kesempatan itu..
Ya itulah hidup..

Kita baru akan menyadari sesuatu itu berharga kalau milik kita sudah diambil. Makanya, kenapa aku selalu mengatakan bahwa waktu itu adalah nyawa karena manusia tidak akan pernah kembali ke masa lalu, karena kita akan bisa mengulang sesuatu yang sudah lewat dan itulah yang sekarang menjadi motivasi terbesarku.

Motivasiku untuk bekerja keras dan berani mengahadapi semua tantangan yang akan aku hadapi di depan sana karena aku telah berjanji pada diriku sendiri kalau aku tidak akan menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang Allah berikan untuk aku sekarang. Aku yakin kalau Allah punya satu alasan kenapa Dia memilih aku menjadi satu-satunya yang tersisa dalam keluargaku
dan mungkin ini juga maksud Allah kenapa Dia mempertemukan aku pada bisnis Oriflame jauh sebelum mereka semua pergi meninggalkanku seorang diri.

Karena Allah mau aku belajar bagaimana aku bisa menghargai hidup ini. Karena Allah juga mau mempersiapkan aku saat mereka semua pergi. Kalau dulu pertama kali aku bergabung di bisnis ini alasan aku karena ingin mengejar materi, ingin mempunyai kehidupan yang lebih baik lagi, ingin punya mobil sendiri karena aku bosan naik motor sama ayahku, harus kepanasan, harus kehujanan, harus kecipratan air hujan oleh mobil-mobil yang lewat di samping kami tapi saat ini aku justru jauh sekali melihat bisnis ini. Bukan hanya soal materi, bukan hanya soal mobil, bukan hanya ingin tidak kehujanan melainkan soal nilai dalam hidup. Apa yang akan kita berikan kepada orang-orang yang kita sayangi.

Pastinya yang paling mahal adalah waktu. Waktu yang tidak akan pernah bisa diukur oleh uang. Alhamdulillah ya Allah, aku bersyukur aku bisa memberikan itu untuk mereka. Aku bisa ada di samping saat mereka mengembuskan nafas mereka untuk terakhir kalinya, mengantarkan mereka saat mereka menutup mata dengan membisikkan takbir di telinga mereka. Ikhlas rasanya meskipun air mata ini terus keluar. Ikhlas juga untuk mereka saat mereka pergi mereka tahu anak yang mereka tinggalkan sudah cukup kuat untuk menghadapi hidup ini dan semua pengalaman bisa aku rasakan karena aku ada disini. Karena aku ada di bisnis ini, bisnis yang benar2 bisa mengubah kehidupanku, bisnis yang sudah Allah persiapkan agar aku bisa kembali menjalani hidupku. Tanpa harus takut tidak bisa makan. Tanpa harus takut kesepian.

Karena Allah memberikan rizki yang banyak dalam bisnis ini. Karena Allah memberikan keluarga baru juga dalam bisnis ini dan semua ini aku syukuri sampai hari ini. Tak ada sedikit pun penyesalan, tak ada sedikit pun ketakutan apalagi sampai putus asa. Karena aku percaya bahwa Allah punya satu rencana yang terindah buat aku dan inilah janjiku saat ini. Aku akan selalu memanfaatkan waktu yang aku punya. Aku akan selalu menikmati proses yang aku lewati
dan aku akan selalu bersyukur apa pun yang aku dapatkan. Dan pastinya, karena aku mau membuat mereka bangga memiliki aku sebagai keluarga mereka meskipun saat ini mereka telah tiada.

Satu harapanku juga buat Anda semua yang membaca tulisan ini, jangan pernah menyerah dgengan apa pun yang Anda sedang jalani saat ini karena apa yang Anda lakukan layak untuk Anda perjuangkan demi kebahagiaan keluarga Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Keputusan Terhebat

Sebenarnya, bagian ini yang harus teman-teman ketahui lebih dulu dari hidupku. Selain biar ceritanya menyambung, aku juga ingin teman-teman tahu kalau kesuksesan yang aku dapat itu bukan suatu kebetulan atau keberuntungan. Makanya, di blogku ini ada kata-kata motivasi yang aku pampang biar teman-teman semua lihat dan akhirnya berpikir bahwa kesuksesan itu bukan hanya milik orang-orang tertentu, kesuksesan itu milik kamu, aku, dan siapa pun yang benar-benar menginginkan, menyadari, n mau memperjuangkannya dengan sepenuh hati.

Dulu sih sempat berpikir begitu juga hehehe..., buat aku sukses itu ya cuma buat yang sudah kaya, orang yang keren, orang yang pintar, dll. tidak pernah terpikir kalau ternyata aku yang biasa-biasa saja ternyata juga bisa dan semuanya berawal dari mimpi.

Aku memang sejak kecil punya banyak sekali impian dan sama sekali tidak takut untuk punya mimpi yang besar meskipun aku dari keluarga yang biasa tapi aku percaya sekali sama keyakinanku sendiri bahwa Allah punya kuasa dan bisa melakukan apa pun untuk kita asalkan kita juga mau janji sama diri kita sendiri bahwa kita kan berusaha dengan sungguh-sungguh.

aku masih ingat benar ketika pertama kali sahabatku yang sudah aku anggap sebagai kakakku sendiri, namanya Dhiny, mengajak aku untuk gabung (join) di bisnis Oriflame. Dia tidak pernah berhenti meyakinkan aku kalau aku pasti bisa sukses di bisnis ini meskipun aku dengan banyak alasan: tidak suka dandanlah, temanku banyak yang laki-lakilah, tidak punya bakatlah, tetapi akhirnya aku join juga dan keyakinan itu memang baru tumbuh ketika aku diajaknya datang ke salah satu seminar yang dibuat oleh Smart Club.

Di sana aku melihat banyak sekali orang-orang yang kehidupannya berubah. Mereka datang dari latar belakang yang berbeda-beda dan yang membuat aku melek saat itu adalah seorang anak SMP yang berdiri di depan panggung dengan level seorang manager di Oriflame. Aku kaget setengah mati tidak percaya saat itu. Cuma satu yang ada di kepala KOK BISA? Dia kan cuma anak SMP, laki-laki pula. Wah malu rasanya kalau aku kalah sama dia. Pulang dari acara itu aku berpikir dalam hati. Aku mau coba serius di bisnis ini. Aku mau perusahan Oriflame menjadi kendaraanku untuk mewujudkan mimpi-mimpiku dan mulailah satu-persatu impian itu kutuliskan dalam agendaku.
- Jadi director di Oriflame.
- Punya penghasilan minimal RP5 juta per bulan.
- Bisa beli mobil.
- dst.

Tanpa berpikir gagal banyak sekali mimpi-mimpi yang aku tuliskan, sama sekali tidak takut untuk menjalankan prosesnya meskipun harus bersusah-susah dulu, meskipun banyak sekali orang meremehkan aku. Tapi, sesuatu yang membuat aku pantang adalah menyerah apalagi berhenti sebelum tercapai.

Alhamdulillah proses yang cukup berat ini memang tidak terlalu lama karena motivasi dan semangat yang tinggi aku bisa mencapai tiga impianku hanya dalam waktu kurang dari setahun. Bangga rasanya bisa membuktikan pada diriku dan orang-orang di sekitarku kalau ternyata aku BISA. Makanya, setelah mengalami sendiri, aku kadang suka heran sama orang-orang yang aku kenal--yang lebih cantik, yang lebih kaya, yang lebih pintar, yang lebih punya banyak teman. Artinya orang-orang yang sebenarnya punya kesempatan lebih besar dari aku untuk bisa sukses tapi mereka seperti ketakutan dan khawatir dengan kata GAGAL. Buat aku sih dalam hidup ini tidak ada kata-kata gagal, yang ada ya hanya proses dan belajar. Kalau kita melakukan kesalahan ya pasti wajarlah namanya juga manusia, tapi justru karena kesalahan itulah makanya kita jadi tahu mana yang benar.

Alhamdulillah, ya Allah aku bisa jadi orang yang postitif banget. Alhamdulillah aku tidak pernah sia-siakan kesempatan yang Allah berikan kepadaku. Dan Alhamdulillah aku pernah membuat keputusan terhebat dalam hidupku yaitu memilih Oriflame sebagai kendaraanku karena ternyata memang ada maksud Allah mempertemukan aku dengan bisnis ini.

So, teman-temanku percaya saja deh dengan Allah, mungkin saat ini kamu ketemu dengan Oriflame bukan suatu kebetulan, sama seperti aku dulu.

Nanti aku akan cerita lebih banyak lagi ya tentang jalan hidupku setelah ketemu dengan Oriflame.
 
Copyright © 2010 SUPERWOMAN | Design : Noyod.Com